IDHOTUN NASYIIN BAB IV ( AL-IKHLAS )

Diposting oleh Makhluké Kholiqul Alam pada 20:26, 22-Sep-14

Amal perbuatan itu ibarat jasad. Sedangkan rohnya berupa ikhlas. Jasad manakala ditinggal rohnya –yang menjadi sebab jasad itu bisa tegak dan hidup-, maka jasad tersebut menjadi mati, tidak dapat bergerak dan tidak ada manfaat yang dapat diharapkan daripadanya. Demikian pula halnya amal perbuatan, yang telah ditinggalkan oleh rohnya berupan ikhlas. Betapa sering kita melihat kaum yang berjuang. Tetapi kita belum melihat kesan... [Baca selengkapnya]

IDHOTUN NASYIIN BAB III ( KEMUNAFIKAN )

Diposting oleh Makhluké Kholiqul Alam pada 16:54, 22-Sep-14

Saya tidak melihat suatu sifat yang telah buruk dan keji di antara sekian banyak sifat buruk dan membahayakan. – yang menjalar dalam tubuh ummat, seperti aliran listrik yang menjalar pada tubuh- dari pada sifat nifak atau kemunafikan. Penyakit yang parah dan mengancam jiwa tersebut(nifak), lebih berbahaya terhadap ummat daripada musuh bebuyutan  yang selalu mencari peluang untuk menghancurkan ummat dan menggerogoti negara... [Baca selengkapnya]

IDHOTUN NASYIIN BAB II ( SABAR )

Diposting oleh Makhluké Kholiqul Alam pada 16:47, 22-Sep-14

Sesungguhnya orang yang berakal sempurna ialah orang yang sabar terhadap segala macam kesulitan, juga sanggup menhadapinya dengan hati yang tabah dan teguh. Orang yang berakal sempurna, bukanlah orang yang mudah bingung ketika menghadapi kesulitan dan selalu gelisah. Jiwa orang yang cerdik itu di dalamnya mesti ada sifat atau watak tenang dan sabar. Ia berusaha dengan tenang dalam menyingkirkan bencana yang menimpa... [Baca selengkapnya]